1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
TerorismeSuriah

ISIS Umumkan Kematian Pemimpinnya

4 Agustus 2023

Kelompok teror yang mengklaim diri sebagai "Negara Islam" itu mengabarkan tewasnya Abu Hussein al-Qurashi dalam sebuah pertempuran di Suriah, tanpa menyebutkan tanggal kematian. Siapa penggantinya?

https://p.dw.com/p/4UlWT
Kombatan kelompok teror ISIS
Ilustrasi: Kombatan kelompok teror ISIS dengan bendera hitam kebanggannya Foto: CPA Media/picture alliance

Kematian khalifah keempat Islamic State (ISIS), Abu Hussein al-Qurashi, diumumkan lewat sebuah video tak bertanggal yang diterbitkan di Telegram, Kamis (3/8). 

Dia dilaporkan tewas dalam "bentrokan langsung" dengan Hayat Tahrir al-Sham di Provinsi Idlib, sebuah kelompok jihadis yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

"Dia melawan sampai dia menyerah pada luka-lukanya," kata juru bicara ISIS Abu Huthaifa al-Ansari dalam pesan audio. Namun demikian, dia tidak mengatakan kapan persisnya al-Qurashi terbunuh.

Berita kematian ‘sang khalifah' pertama kali beredar beberapa bulan lalu, ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa pasukan intelijen Turki telah membunuh al-Qurashi di Suriah.

Siapa penggantinya?

Abu Hussein al-Qurashi mengambil alih kepemimpinan di ISIS, setelah dua khalifah ISIS sebelumnya, Abu Ibrahim al-Qurashi dan Abu Hasan al-Hashimi al-Qurashi, masing-masing tewas pada Februari dan November 2022.

Sebagai pengganti, ISIS mengumumkan nama Abu Hafs al-Hashimi al-Qurashi sebagai pemimpin baru.

ISIS kini cuma bayangan dari organisasi yang pernah mencaplok sebagian wilayah Irak dan Suriah pada 2015 silam. Sejak kematian khalifah pertama, Abu Bakar al-Baghdadi, kelompok teror ini cendrung beroperasi secara desentralistik, dengan masing-masing sel beroperasi secara independen.

ISIS hingga kini masih melancarkan aksi gerilya teror di Irak dan Suriah. Secara berkala, aliansi pasukan Kurdi masih melakukan penggerebekan terhadap kantung ISIS dengan bantuan militer Amerika Serikat.

rzn/as (rtr,ap)